BULELENG – Dalam rangka mendukung penguatan Sistem Statistik Nasional, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Perencana Ahli Pertama dan Pranata Komputer Ahli Pertama mengikuti kegiatan Pembinaan Marathon Masyarakat Statistik (Bima Sakti) Vol. 5 Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual pada Kamis (29/10) dengan mengusung tema ”Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Statistik Sektoral untuk Mendukung Sistem Statistik Nasional”.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng, Gede Iwan Santika. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi yang berkesinambungan antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan BPS sangatlah penting guna menyukseskan penyelenggaraan pembinaan statistik sektoral di tahun 2026.
Materi pertama mengenai Sistem Statistik Nasional (SSN) dibawakan oleh Kadek Suradnyana. Ia memaparkan bahwa statistik memegang peranan krusial sebagai dasar informasi kebijakan, panduan pelaksanaan, hingga acuan pengukuran efektivitas dan capaian pembangunan. Penyelenggaraannya dibagi menjadi tiga pilar utama: statistik dasar yang dinaungi oleh BPS, statistik sektoral oleh Kementerian/Lembaga/Pemda, serta statistik khusus oleh masyarakat atau instansi swasta. Seluruh elemen kebutuhan data, sumber daya, hingga perangkat hukum ini saling berkaitan membentuk totalitas dalam tatanan SSN.
Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua terkait Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2024 oleh I Made Kariasa. EPSS merupakan instrumen penilaian sistematis dari BPS yang memverifikasi hasil penilaian mandiri untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di instansi pemerintah, mulai dari level rintisan (1) hingga level optimum (5).
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Kabupaten Buleleng berhasil mencatatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik sebesar 2,62 dengan predikat Baik pada tahun 2024. Untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian ini, seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng didorong untuk mendokumentasikan setiap kegiatan dan data statistik sektoral secara lebih komprehensif, sehingga indikator Indeks Pembangunan Statistik ke depannya dapat terus meningkat.