SINGARAJA – Guna membangun budaya sadar bencana sejak di bangku sekolah, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng hadir sebagai narasumber dalam kegiatan edukasi kebencanaan di SMPN 8 Singaraja. Kegiatan yang diikuti oleh 45 peserta ini dilaksanakan pada Kamis (29/10) mulai pukul 07.00 WITA.
Acara edukasi ini dibuka secara langsung oleh Kepala SMPN 8 Singaraja. Kehadiran tim BPBD disambut baik sebagai langkah positif untuk membekali para siswa dan tenaga pendidik dengan pengetahuan praktis terkait mitigasi dan penanganan darurat di lingkungan sekolah.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, narasumber memaparkan berbagai upaya penanggulangan bencana yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi ancaman bencana di wilayah setempat. Perhatian khusus juga diberikan pada kesiapsiagaan menghadapi pergantian musim. Seluruh warga sekolah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul musim penghujan yang akan segera tiba.
Selain pemaparan materi teoritis, kegiatan ini juga diisi dengan sesi aplikatif. Peserta diberikan pengenalan sekaligus mempraktikkan langsung teknik-teknik evakuasi dan penyelamatan korban bencana. Melalui simulasi ini, diharapkan para peserta tidak hanya paham secara konsep, tetapi juga memiliki keterampilan dan insting yang tepat dalam melakukan penyelamatan mandiri maupun menolong orang lain saat situasi darurat terjadi.