TRC BPBD Buleleng Lakukan Penanganan Bencana Saat Hari Raya Nyepi dan Ngembak Geni.

  • Admin Bpbd
  • 08 Maret 2019
  • Dibaca: 678 Pengunjung

Singaraja – Hujan Deras melanda Wilayah Kabupaten Buleleng pada hari Rabu (6/3) hingga Kamis (7/3) tepat dalam Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1941 hingga menyebabkan wilayah Kabupaten Buleleng terjadi Bencana Pohon Tumbang, Banjir, dan Tanah Longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng pada hari Kamis (7/3) mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) melaksanakan penanganan bencana pohon tumbang di Desa Temukus dan Desa Tukad Mungga, serta banjir yang menyebabkan tersumbatnya Sungai Batu Pulu, Sebelah PLTGU Desa Pemaron dibantu Pecalang, Perangkat Desa, serta Masyarakat.

Usai penanganan tersebut, TRC BPBD Buleleng kembali lagi melaksanakan penangan pada Hari ini Jumat (8/3) dengan mengerahkan seluruh personil TRC sedang melaksanakan penanganan pohon tumbang di Desa Tukad Mungga, dan bencana tanah longsor di Desa Desa Ambengan yang menutup stengah akses Jalan Provinsi, Jalan Singara _ Denpasar.

Bencana tanah longsor juga terjadi di beberapa Desa di Kabupaten Buleleng di antaranya Desa Swug, Desa Bontihing, Desa Jinang Dalem, Desa Nagasepaha dan Desa Sudaji yang telah ditangani oleh warga sekitar. Khusus kejadian tanah longsor di Desa Sudaji pihak BPBD Buleleng telah mengupayakan alat berat karna longsor yang ditimbulkan cukup besar sehingga memerlukan alat berat dalam penanganan tersebut. 

Penaganan Pohon Tumbang di Desa Temukus, Kecamatan Buleleng oleh TRC BPBD Buleleng bersama warga sekitar (7/3)

 

Penanganan Sungai Batu Pulu yang tersumbat akibat banjir oleh TRC BPBD Bersama Warga Sekitar. 

Penanganan Pohon Tumbang di Desa Tukad Mungga oleh TRC BPBD Bersama warga sekitar dan menimbulkan 1 orang pengendara tertimpa pohon dan dirujuk ke RS. Paramasidhi. 

Senderan Rumah Warga Longsor di Desa Sudaji 

Longsor di Desa Ambengan menyebabkan tertutupnya setengah badan jalan Singaraja - Denpasar.

Longsor di Dusun Tingkih Kerep, Jalan Menuju Desa Jinang Dalem hingga Desa Poh Bergong yang telah ditangani oleh warga sekitar. 

Share Post :