Tupoksi

  • Admin Bulelengkab
  • 29 Pebruari 2016
  • Dibaca: 1905 Pengunjung

 Untuk lebih jelasnya terhadap penjabaran tugas-tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng kami uraikan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng seperti pada peraturan Bupati Buleleng nomor 49 tahun 2011 sebagai berikut :

Tugas Pokok

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng  mempunyai tugas pokok :
a. Menetapkan pedoman dan mengarahkan terhadap usaha Penanggulangan Bencana yang mencakup Bencana, Penanganan Darurat, Rehabilitasi dan Rekontruksi.
b. Menetapkan Standarisasi, serta kebutuhan menyelenggarakan Bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan;.
c. Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana;
d. Menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanganan bencana;
e. Melaporkan penyelenggaraan penanggulanagan bencana kepada Bupati setiap bulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana;
f. Mengendalikan, mengumpulkan dan penyaluran uang dan barang;
g. Mempertanggungjawabkan Anggaran yang diterima dari anggran pendapatan dan belanja daerah dan sumbangan dari pihak tenaga;
h. Melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
i. Menetapkan status keadaan bencana yang ditetapkan dengan peraturan Bupati.

Fungsi

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut di atas, Badan Penanggulangan Benxcana Daerah menyelenggarakan fungsi :
a. Perumusan dan penetapan kebijakan Penanggulangan Bencana dan penanganan pengungsi dan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efesien;
b. Mengkordinasikan pelaksanaaan kegiatan Penanggulangan Bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh

Uraian Tugas

1. Kepala Badan
A. Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah mempunyai tugas :
a. Menyusun rencana kegiatan Badan Penanggulangan Bencana daerah berdasarkan data, program dan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai pedoman kerja;
b. Merumuskan kebijakan teknis operasional dalam bidang penanggulanagn Bencana berdasarkan perundang-undangan yang berlaku;
c. Memimpin dan mengkordinasikan unsure pengarah dan unsure pelaksana serta bawahannya agar pelaksanaan tugas berjalan harmonis dan saling mendukung, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
d. Member petunjuk dan bimbingan kepada bawahan agar dalam melaksanakan tugas sesuai dengan yang diharapkan;
e. Mengatur dan mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai bidang tugas dan permasalahaanya;
f. Memeriksa dan mengevaluasi hasil kerja bawahan dengan cara mencocokkan dengan petunjuk kerja yang diberikan dan ketentuan yang berlaku agar tercapai kesesuaian dan kebenaran hasil kerja;
g. Menilai prestasi kerja berdasarkan hasil yang dicapai sebagai bahan pertimbangan dan meningkatkan karier;
h. Melaksanakan pembinaan organisasi dan tata laksana;
i. Mencapai saran dan pertimbangan kepada Bupati tentang langkah-langkah yang perlu diambil sesuai bidang tugas dan permasalahaanya;
j. Melaksanakan kordinasi dan kerja sama dengan daerah lainnya dan instansi terkait pada saat terjadinya bencana, tanggap darurat dan pasca bencana;
k. Mengusulkan pengangkatan komando penanggulangan bencana kepada Bupati sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
l. Melaksanakan kerja sama dengan lembaga Internasional, lembaga Asing non Pemerintah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
m. Mempertanggungjawabkan penggunaan Anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
n. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Badan Penanggulanagn Bencana secara keseluruhan;
o. Membuat laporan di bidang tugasnya sebagai bahan informasi dan penanggungjawaban kepada atasannya;
p. Melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan
B. Kepala Badan dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah penggungjawaban kepada Bupati melalui Sekda

II. Kepala Pelaksana

A. Kepala pelaksana mempunyai tugas :
a. Menyusun rencana kegiatan unsure pelaksana berdasarkan data, dan program yang ditetapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan peraturan  perundang-undangan yang berlaku sebagai pedoman kerja;
b. Memimpin dan mengkordinasikan bawahan agar melaksanakan tugas berjalan harmonis dan saling mendukung sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. Memberi petunjuk dan bimbingan kepada bawahan agar melaksanakan tugas sesuai dengan yang diharapkan;
d. Mengatur dan mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai bidang tugas dan permasalahaanya;
e. Memeriksa dan mengevaluasi hasil kerja bawahan dengan cara mencocokkan dengan petunjuk kerja yang diberikan dan ketentuan yang berlaku agar tercapai kesesuaian dan kebenaran hasil kerja;
f. Menilai prestasi kerja bawahan berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan pertimbangan dan peningkatan karier;
g. Melaksanakan tugas sehari-hari Kepala Badan Penganggulanagan Bencana Daerah kabupaten Buleleng;
h. Melaksanakan pembinaan ketatausahaan;
i. Menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan Bencana, terhadap darurat rehabilitasi, dan rekonstruksi;
j. Menetapkan standarisasi serta kebutuhan penyelenggaraan penganggulanagan Bencana berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku;
k. Menyususn, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana;
l. Menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanganan Bencana;
m. Mengkordinasikan perencaanan, pembinaan dan pengendalian terhadap program, administrasi, sumber daya serta kerjasamanya;
n. Mengkordinasi dan melaksanakan kebijakan di bidang pencegahan, rangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana (mitigasi) dan kesiapsiagaan kepada pra bencana serta pemberdayaan masyarakat;
o. Mengkordinasikan dan melaksanakan kebijakan penanggulanagn bencana pada saat tanggap darurat dukungan logistik;
p. Mengkordinasikan dan melaksanakan kebijakan di bidang penanggulanagn bencana pada pasca bencana yang meliputi penanganan pengungsi, rehabilitasi, rekontruksi dan rekonsliasi;
q. Melaporkan penyelenggaraan Penanggulangan Bencana kepada Bupati setiap Bulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam konsi darurat Bencana;
r. Mengendalikan, pengumpulan dan penyaluran uang dan barang;
s. Perumusan dan penetapan kebijakan Penanggulanagn Bencana dan penanggulanagan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efesien;
t. Mengkordinasikan pelaksanaan kegiatan penanggulanagn bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh;
u. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan kepala pelaksana secara keseluruhan;
v. Membuat laporan di bidang tugasnya sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban kepada atasan;
w. Melaksanakan kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-undangan ;
B. Kepala Pelaksana dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah pertanggungjawaban kepada Kepala Badan


II. Sekretariat

A. Sekretariat Badan PenanggulanagnBencana Daerah mempunyai tugas
a. Menyusun rencana kegoatan secretariat berdasarkan data dan program yang ditetapkan Kepala Pelaksana dan ketentuan perundang-undanagan yang berlaku sebagai pedoman kerja;
b. Memimpin dan mengkordinasikan agar pelaksanaan tugas berjalan harmonis dan saling mendukung sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. Memberi petunjuk dan bimbingan kepada bawahan agar melaksanakan tugas sesuai dengan yang diharapkan
d. Mengatur dan mengdistribusikan tugas kepada bawahan sesuai tugas dan permasalahannya;
e. Memeriksa dan mengevaluasi hasil kerja bawahan dengan cara mencocokkan dengan petunjuk kerja  yang diberikan ketentuan yang berlaku agar tercapai kesesuaian dan kebenaran hasil kerja;
f. Menilai prestasi kerja bawahan, berdasarkan hasil yang dicapai sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan karier;
g. Mengkordinasikan perencanaan, pembinaan, dan pengendalian terhadap program, administrasi, serta sumber daya;
h. Mengkordinasikan, sinkronisasi, dan integrasi program perencanaan, dan perumusan kebijakan di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah;
i. Pelaksanaan pembinaan dan pelayanan administrasi, surat menyurat ketatausahaan hukum dan peraturan perundang-undangan, organisasi, tata laksana, ruangan, perlengkapan rumah tangga meningkatkan sumber daya manusia serta kepegawaian;
j. Pembinaan dan melaksanakan hubungan masyarakat, protocol, dokumentasi dan kearsipan;
k. Memfasilitasi pelaksanaan tugas fungsi unsure pengarah Penanggulanagan Bencana;
l. Mengumpulkan data dan informasi kebencanaan di Wilayah kabupaten Buleleng;
m. Mengkordinasi, menghimpun dan menyusun laporan pelaksanaan Penanggulanagn Bencana;
n. Menyusun rencana  Anggaran Badan Penanggulanagn Bencana Daerah;
o. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan skretariat secara keseluruhan;
p. Membuat laporan kegiatan di bidang tugasnya sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban kepada atasan;
q. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan perundang-undangan.

B.  Sekretariat dipinpin oleh seorang sekretaris yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pelaksana.   

III. I Sub Bagian Umum dan Perencaan :

A. Sub Bagian Umum dan perencaan mempunyai tugas :
a. Menyusun rencana kegiatan Sub Bagian Umum dan perencanaan berdasarkan data dan program Sekretariat dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku sebagai pedoman kerja;
b. Memimpin dan mengkordinasikan bawahan agar melaksanakan tugas berjalan harmonis dan saling mendukung sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. Memberi petunjuk bimbingan kepada bawahan agar melaksanakan tugas sesuai dengan yang diharapkan;
d. Mengatur dan mendistribusikan tugas kepada bawahan, sesuai dengan bidang tugas dan permasalahannya;
e. Memeriksa dan Mengevaluasi hasil kerja bawahan dengan cara mencocokkan tercapai kesesuaian dan kebenaran hasil kerja;
f. Menilai prestasi kerja bawahan berdasakan hasil yang dicapai sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan karier;
g. Melaksanakan, pembinaan dan pelayanan administrasi, surat-menyurat, ketata-usahaan, hukum dan peraturan perundang-undangan, Organisasi, Tata Laksana, Perlengkapan dan Kerumahtanggaan;
h. Melaksanakan dan pembinaan hubungan masyarakat, protocol, dokumentasi, kearsipan, dan perpustakaan;
i. Memfasilitasi pelaksanaan tugas dan fungsi unsur pengarah penanggulanagn Bencana;
j. Mengumpulkan data dan informasi kebencanaan Wilayah Kabupaten Buleleng;
k. Mengimpun dan menyusun laporan pelaksanaan Penanggulanagan Bencana;
l. Mengkordinasikan, distronisasi dan integrasi program perencanaan dan perumusan kebijakan di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah;
m. Menyusun Rencana Anggaran dan Program Badan yang meliputi RKA dan DPA;
n. Menghimpun bahan kebijakan sesuai masukan dalam menyusun rencana strategis (RENSTRA) badan;
o. Menyusun dan menghimpun bahan pembuatan laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP);
p. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sub bagian umum dan perencanaan secara keseluruhan;
q. Membuat laporan kegiatan di bidang tugasnya sebagai bahan informasi penanggungjawaban kepada atasan;
r. Melaksanakan tugas lain sesuai peraturan perundang-undangan;

B.  Sub Bagian Kepegawaian dipinpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris :  

III. 3. Sub Bagian Keuangan

A. Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas :
a. Menyusun rencana kegiatan Sub Bagian Keuangan berdasarkan data dan program Sekretariat dan ketentuan Perundang - undangan yang berlaku sebagai pedoman kerja;
b. Memimpin dan mengkoordinasikan bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan harmonis dan saling mendukung sesuai Peraturan Perundang - undangan yang berlaku;
c. Memberi petunjuk dan bimbingan kepada bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan:
d. Mengatur dan menditrisbusikan tugas kepada bawahan, sesuai dengan bidang tugas dan permasalahannya;
e. Memeriksa dan mengevaluasi tugas kepada bawahan, dengan cara mencocokkan dengn petunjuk kerja yang diberikan dan ketentuan yang berlaku agar tercapai kesesuaian dan kebenaran hasil kerja;
f. Menilai prestasi kerja bawahan berdasarkan hasil yang dicapai sebagai bahan pertimbangan dalam peningkatan karier;
g. Menyiapkan bahan, menyusun serta melaksanakan pencatatan, pembukuan, perhitungan dan verifikasi serta pembendaharaan;